Migrasi Groovy DSL ke Kotlin DSL

1 min read

https://blog.gradle.org/images/kotlin-dsl-1.0/kotlin-dsl-1.0.png

Kotin saat ini menjadi bahasa pemrograman yang sangat populer terutama di kalangan Android Developer. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan coba share tutorial bagaimana meng-kotlin-isasi kan projek android teman-teman dengan migrasi from Groovy DSL script to Kotlin DSL script ๐Ÿ˜‰
Selain keren juga ada beberapa hal yang jadi asalan, yaitu support auto suggest, inspeksi error saat runtime instead of compile time dan juga kita bisa menuliskan custom gradle task.

Brisik, skuy lah . . .

https://media.giphy.com/media/3og0IHyZMxZNkNOWT6/giphy.gif

Persiapan

Untuk memastikan semua berjalan lancar, pastikan teman2 menggunakan gradle dengan minimum versi 4.10 (bisa dilihat di sini services.gradle.org/distributions) saat ini saya menggunakan versi 5.5.1. Untuk merubah silahkan teman2 menuju file gradle/wrapper/gradle-wrapper.properties.

Step 1 : Membuat direktori buildSrc

When you run Gradle, it checks for the existence of a directory called buildSrc. Gradle then automatically compiles this code and puts it in the classpath of your build script.

Ketika kita refresh/sync project gradle maka secara otomatis mengecek keberadaan direktori buildSrc lalu si gradle melakukan kompilasi kode pada direktori ini untuk kemudian di letakkan pada classpath build script.

switch to project view

Rubah dulu project explorer teman-teman ke level project. Lalu di dalam root projek teman-teman buat direktori, beri nama buildSrc. Dalam direktori tersebut, buat file dengan nama build.gradle.kts lalu tuliskan kode berikut.

build.gradle.kts file

Setelah itu klik enable auto-reload, lalu coba untuk refresh/sync project

sync project with gradle

Maka secara otomatis akan generate direktori .gradle dan build dalam direktori buildSrc.

Step 2 : Membuat file Dependency.kt

Selanjutnya kita akan membuat sebuah Dependency.kt untuk manajemen dependency yang kita gunakan.

Membuat direktori buildSrc/src/main/java lalu membuat file Dependency.kt dalam direktori tersebut untuk manage dependency project, seperti ini kira-kira

Dependency.kt location

Berikut kode dalam file Dependency.kt

Step 3 : Mengubah Groovy SDL to Kotlin SDL

Ada 3 file .gradle yang kita ubah yaitu settings.gradle, build.gradle dalam direktori root project dan build.gradle dalam module app.

Ubah kode dalam file settings.gradle menjadi seperti berikut, setelah itu rename file tersebut menjadi settings.gradle.kts :

Kemudian rename build.gradle menjadi build.gradle.kts lalu ubah kode dalam file tersebut menjadi seperti berikut :

Lanjut, rename file build.gradle dalam module app menjadi build.gradle.kts lalu rubah kodenya menjadi seperti berikut :

Selesai . . . Dan akhirnya kita bisa support auto suggest

Untuk melihat petunjuk konversi bos bisa lihat di sini
https://guides.gradle.org/migrating-build-logic-from-groovy-to-kotlin/
https://docs.gradle.org/current/userguide/plugins.html#sec:subprojects_plugins_dsl

Here is my sample project
https://github.com/hammer-code/Gradle-Kotlin-DSL

Semoga bermanfaat. Silakan tinggalkan komentar jika ada masukan, saran atau pertanyaan. Jangan lupa claps and share ๐Ÿ˜

https://media3.giphy.com/media/QAsBwSjx9zVKoGp9nr/giphy.gif

Okke’ terimakasih Bos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *